Static Routing Menggunakan 3 Router

Pada saat ini saya akan menggunakan 1 server, 3 router, 2 PC, 2 laptop, berserta dengan 2 switch, seperti gambar berikut :

Pastikan penggunaan kabel pada setiap komponen nya sesuai gambar.

Selanjutnya, ikutilah configurasi berikut disetiap komponennya.

Setelah itu lakukan konfigurasi pada router seperti gambar dibawah ini :

ROUTER 0

ROUTER 1

ROUTER 2

Setelah semua selesai mengatur konfigurasi, sekarang lakukanlah konfigurasi route pada setiap router, seperti gambar berikut.

ROUTER 0

ROUTER 1

ROUTER 2

Ketika semua selesai dikonfigurasi, seharusnya setiap komponen akan dapat terhubung. Semoga materi ini dapat berguna.

Pengertian dan Simulasi Protokol Data Unit (PDU)

Protocol Data Unit atau yang sering disebut dengan PDU merupakan bentuk potongan potongan data pada setiap layer atau lapisan yang berjalan pada layer model (model referensi OSI dan TCP/IP), model referensi OSI terdapat tujuh lapisan (empat lapisan pada TCP/IP) setiap lapisan memiliki fungsinya masing masing berurutan dari atas kebawah (enkapsulasi) dan dari bawah ke atas (de-kapsulasi).

 

Protokol Data Unit pada model OSI

  • Layer 1 (Physical Layer) : PDU nya adalah Bits.
  • Layer 2 (Data Link Layer) : PDU nya adalah Frame.
  • Layer 3 (Network Layer) :  PDU nya adalah Packet.
  • Layer 4 (Transport Layer) :  PDU nya adalah Segments untuk TCP.
  • Layer 5 – 6 – 7 (Session – Presentation dan Application) : PDU nya adalah Data.

 

Protokol Data Unit pada model TCP/IP

  • Bits, PDU yang digunakan untuk transmisi data biner melalui media.
  • Layer 1 : Network Access layer,  PDU nya adalah Frame.
  • Layer 2 :  Internet layer, PDU nya adalah Packet.
  • Layer 3 : Transport layer, PDU nya adalah  Segments.
  • Layer 4 : Application Layer, PDU nya adalah Data.

 

SIMULASI PROTOKOL DATA UNIT DI CISCO PACKET TRACER

  1. Buka aplikasi Cisco Packet Tracer.
  2. Pilih end-device.
  3. Drag untuk menambahkan 2 buah PC. 
  4. Pilih connector Cross-Over.
  5. Klik pada PC 1 dan pilih Fast Ethernet yang diarahkan pada PC 2.
  6. Klik pada PC 1 akan muncul window, pada tab config atur IP Address. Lalukan hal yang sama pada PC 2.
  7. Pada pilihan simulation atau real-rime, klik kanan bawah untuk memilih real-time.
  8. Klik simpel Protokol Data Unit yang berbentuk icon amplop atau pesan, lalu klik PC 1 dan arakan pada PC 2.
  9. Aktifkan auto-capture/play, maka simulasi Protokol Data Unit akan berjalan.

 

 

Produk Kecerdasan Buatan (Artificial Intellegent)

PRODUK KECERDASAN BUATAN MASA KINI

VR (Virtual Reality)

Virtual Reality (VR) atau dalam bahasa Indonesia Realitas Maya adalah sebuah teknologi yang memungkinkan pengguna (user) berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), dimana lingkungan ini diciptakan dengan meniru realitas atau kehidupan nyata yang dipindahkan kedalam sebuah simulasi komputer yang membuat pengguna (user) merasa ada di lingkungan tersebut. Virtual Reality pada saat ini umumnya menyajikan pengalaman secara visual yang ditampilkan pada layar komputer atau media visual lainnya seperti smartphone, namun beberapa simulasi menambahkan beberapa fitur yaitu berupa suara yang biasanya dikeluarkan dari headphone maupun speaker, bahkan untuk kepentingan tertentu sudah menggunakan Walker, sebuah alat yang bisa membaca langkah dan gerakan kaki, sehingga pengalaman Virtual Reality semakin seperti nyata.

Virtual Reality sudah di implementasikan dalam beberapa bidang, berikut adalah contoh penggunaan Virtual Reality dalam kehidupan saat ini.

  • Video Game

Saat ini game sudah dimasuki dengan Virtual Reality dimana pengguna dapat pengalaman yang lebih kita bermain sebuah game dan bertujuan agar pengguna benar – benar masuk dan bermain dalam sebuah lingkungan yang sudah disimulasikan.

  • Militer

Dunia militer di Negara maju sekarang sudah dimasuki pula oleh Virtual Reality tujuannya adalah mensimulasikan sebuah lingkungan atau keadaan tertentu untuk melihat apakah seorang prajurit sudah siap untuk menghadapi medan sesungguhnya dikehidupan nyata dan penghematan biaya latihan militer.

PRODUK KECERDASAN BUATAN MASA DEPAN

Untuk dunia Virtual Reality sangat memungkinkan untuk dikembangkan lebih jauh, di masa depan Virtual Reality dapat dikembakan lebih nyata, bagaimana simulasi lingkungan atau keadaan yang dapat memainkan indra perasa dalam hal ini merasakan angin atau suhu yang dingin atau panas, juga dimungkinkan bagaimana simulasi lingkungan dapat memakai dunia nyata dan namun keadaan dan lainnya dapat dikondisikan dalam Virtual Reality.

Mengapa ini tidak bisa dilakukan saat ini ?

Karena melihat alat Virtual Reality masih membutuhkan tempat khusus untuk bermain karena alat yang digunakan cukup rumit dan belum bisa dipakai atau dibawa kemana saja.

Mengapa ini memungkinkan dilakakuan di masa depan ?

Karena sekarang sudah ada salah satu game yang mengkombinasikan dunia nyata dan dunia virtual yaitu Pokemon GO, dan tidak menutup kemungkinan kombinasi antara dunia nyata dan virtual akan semakin baik.

 

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Realitas_maya

Rencana Proyek Rekayasa Perangkat Lunak

Aplikasi Sistem Informasi Laboratorium Ilmu Komputer

 

Berawal dari ketidak rapihan dan sistem informasi yang belum dikelola dengan baik, fasilitas apa yang tersedia di Labolatorium, dan peralatan apa saja yang dapat dipakai atau dipinjam oleh mahasiswa. Muncul sebuah ide untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat merapihkan dan mengelola sistem informasi yang terdapat di labolatorium yang sekarang ada di Departemen Ilmu Komputer, yang diyakini dapat berguna bagi pengelolaan sebuah Laboratorium dan mempermudah mahasiswa dan asisten Laboratorium.

 

Sistem ini rencananya akan berbasis Desktop yang dibuat dinamis (dengan database), sehingga konten aplikasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan laboratorium. Adapun jenis – jenis informasi yang dapat ditampilkan :

  • Nama Laboratorium.
  • Deskripsi singkat Laboratorium.
  • Penaanggung jawab dan Asisten Laboratorum.
  • Luas Laboratorium (jika diperlukan).
  • Logo Laboratorium (jika ada, jika tidak pakai foto lab).
  • Fasilitas yang ada di Laboratorium (dibagi menjadi yang tidak bisa dipinjam, bisa dipinjam).
  • Status fasilitas (khusus yg bisa dipinjam)

dan konten lain yang mungkin bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Dengan rencana pembuatan aplikasi ini kami berharap dapat berguna dan menjawab kebutuhan sistem informasi Laboratorium.

KELOMPOK 6